Gereja di London

Fakta Dari Berita Penutupan 500 Gereja Di London

Berita penutupan gereja di Inggris ramai sekali di dunia internet. Bahkan kabarnya gereja yang berada di London akan ditutup sebanyak 500 bangunan. Tentu saja hal ini membuat semua orang penasaran mengenai hal tersebut. Kalau gereja di London ditutup sebanyak itu apakah bisa berdampak pada pengurangan tempat beribadah. Lantas apa alasannya menutup gereja yang banyak. Temukan jawabannya disini.

Tutup sebagian Besar Gereja di London dan Membangun 423 Masjid

YourslimeNewsWire.com menerbitkan artikel, tanggal 5 maret 2018 YourslimeNewsWire.com merilis artikel adanya Islamisasi yang terjadi di kota London, Inggris. Hal ini dikarenakan berita penutupan 500 gereja dan rencananya akan ada pembangunan 423 masjid baru. Tentu saja berita ini menghebohkan dunia.

Tidak menunggu lama sebuah situs Snopes (situs website yang digunakan untuk mengecek fakta di internet) melakukan riset terhadap artikel YourslimeWire.com. Snopes.com sudah dijadikan sebagai media melakukan penelitian secara online mengenai berita yang kurang terpercaya. Hasil tulisan Snopes.com bisa dipercaya karena dilengkapi dengan fakta-fakta yang ada.

Berita selanjutnya dari YourslimWire.com yaitu islamisasi sudah masuk ke dalam kota London. Ditandai adanya masjid dibuka pada gereja yang usianya mencapai ratusan tahun dan banyak pengadilan jenis syariah telah resmi dioperasikan pada ibukota. Beritanya menjadi gempar lagi karena Gatestone Institute mengatakan bahwa adanya pergerakan muslim untuk memimpin dunia, pergerakannya dimulai dari kota London.

Pernyataan Gatestone dilengkapi dengan sebuah gambar peta masjid di kota London yang diambil di MuslimInBritain.org. Pada peta terlihat jelas penampakan masjid di London namun gambarnya tidak menunjukkan masjid baru. Bahkan kebanyakan gambar masjidnya sudah dibangun sebelum memasuki tahun 2000.

Salah satu contohnya adalah Finsbury Park. Sebuah masjid yang dibangun pada tahun 90 an serta masjid Leytontone yang didirikan tahun 1976. Kedua masjid tersebut jelas nampak pada peta masjid London. Melihat fakta tersebut berbeda lagi dengan pendapat Gatestone dan YourNewsWire.com, karena keduanya menciptakan artikel data hk yang menampilkan kesan bahwa masjib besar akan dibangun sebagai runtuhnya agama kristen di London.

Hal itu tidak benar, pembangunan masjid di Inggris dari bangunan atau rumah kecil yang diubah menjadi masjid. MuslimInBritain.org menuliskan bahwa sebagian besar masjid yang berada disana ukurannya kecil dan jumlanya tidak lebih dari 300 bangunan.

Pada tahun 2012 laporan ArchitectsJournal telah mencatat adanya mayoritas bangunan masjid tidak dibangun dengan maksud dan tujuan tertentu, sehingga tidak ada kepastian jumlah masjid di London. Meskipun begitu ada perkiraan jumlah masjid di London mencapai 1500 bangunan. Ada 200 masjid dari 1500 masjid yang dibangun menggunakan tujuan tertentu. Sisanya merupakan bangunan rumah atau lainnya yang dikonversi menjadi masjid.

Kebenaran 500 Gereja di London Ditutup

Berdasarkan artikel yang dirilis oleh Wall Street Journal tahun 2012 berisi bahwa negara Inggris sekarang lebih cenderung melakukan pengubahan bangunan gereja menjadi rumah pribadi. Melihat banyak gereja tua yang tidak terpakai maka, pihak pemerintah perlahan-lahan menutupnya. Sebenarnya upaya penutupan gereja tidak langsung dilakukan. Membutuhkan waktu yang lama untuk melakukannya.

Sebenarnya penutupan gereja di London sudah berlangsung semenjak tahun 2001. Selama penutupan ternyata tidak menutup bangunan gereja sebanyak 500. Bahkan gerejanya tidak sepenuhnya diubah menjadi rumah pribadi.

Terdapat Fakta bahwa pada tahun 2001 ternyata banyak gereja baru di London. Seorang ahli statistik agama di Inggris serta penulis laporan statistik gereja terkemuka bernama Dr. Peter Brierley menemukan bahwa, pada tahun 2005 sampai 2012 adanya peningkatan jumlah gereja. Peningkatan jumlah pembangunan gereja terbesar terjadi pada tahun 2008.

Pembangunan gereja di London terus berlanjut. Sampai tahun 2013 jumlah gerejanya makin bertambah. Perkiraan jumlahnya semakin meningkat di tahun 2020 mendatang bisa mencapai 40.080.

Apakah Percaya Berita 500 Gereja di London Ditutup?

Berita 500 penutupan gereja di London mengundang pro dan kontra, sehingga membuat Anda bingung untuk mempercayai berita yang mana. Sebaiknya mempercayai berita yang telah menyajikan fakta kebenaran. Fakta didapatkan ketika adanya data yang ditampilkan untuk memperkuat pendapat seseorang maupun berita di artikel. Bila tidak ada data fakta sebaiknya jangan mempercayai beritanya.

Kesimpulan yang dapat diambil dari uraian di atas yaitu penutupan 500 gereja yang
dijadikan sebagai masjid baru kurang benar, karena masih banyak berita yang menyajikan
bahwa gereja di London masih dibangun hingga mengalami peningkatan signifikan.
Pembangunan masjid di London juga di dilakukan secara besar-besaran, buktinya banyak sekali masjid disana dibangun dari rumah biasa.

Nah itulah fakta-fakta yang harus Anda ketahui supaya tidak bingung menghadapi berita penutupan 500 gereja di London. Sekali lagi jangan mempercayai berita yang tidak menggunakan fakta. Lebih baik searching beritanya secara mendalam, kemudian Anda bisa menyimpulkan bahwa beritanya benar atau tidak.